Terima Kasih, Tata Krama!


Pernah ngebayangin ga kalo misal kita nih sama sekali ga punya tata krama dan sopan santun? Jadi apa yang terlintas dalam kepala kita keluar aja gitu. Ngeliat orang begini, langsung ngomong, ada orang aneh sedikit, langsung komentar. Jelas, pasti kita ga akan punya temen. Bahkan keluarga. Sama sekali ga ada yang suka.

Sering banget kita terlalu sensi sama orang, bahkan yang tidak ada hubungannya sama sekali. Rasa-rasanya udah pengen banget komentar tentang kekurangannya, keburukannya. You name it lah ya. Cuma akhirnya tertahan karena rasa ga enak, karena merasa kurang sopan, kurang santun. Ya itulah, tata krama.

Lah wong sekarang, saat kita masih punya tata krama dan kesopanan pun terkadang kita masih dibenci dan membenci orang kok. Ya kan? Yang ketelepasan ngomong, yang secara ga sengaja, karena kebawa emosi atau entah apa, mengatakan keburukan orang lain secara terang-terangan. Apalagi kalau kita ga punya? Kita keluarkan semua kebencian dan kritikan kita ke orang lain,

Saya menyadari kalau saya termasuk orang yang tidak bisa menahan diri untuk menyampaikan hal yang menurut saya buruk/jelek. Sangat mudah bagi saya untuk mengkritik orang lain, meskipun tetap harus menahannya karena tata krama tadi. Jadi membayangkan, kalau misal saya ngatain orang tanpa sungkan dan pikir-pikir, udah berapa banyak orang yang siap membunuh saya karena tersinggung? :))

Mungkin bukan cuma saya aja yang merasa seperti itu, kita semua. Cuma karena banyak pertimbangan, akhirnya kita lebih memilih diam atau menyampaikannya dengan cara paling lembut. Terlebih di Indonesia, dimana tidak semua orang bisa menerima kritik/ejekan/komplain dengan baik.

So, berterimakasihlah pada tata krama dan adat ketimuran yang kita punya, sehingga tidak banyak orang yang membenci kita karena rem dalam kepala kita masih berfungsi dengan baik agar tidak menyampaikan semua hal tanpa saringan. Termasuk saya, berterimakasih pada self-control diri saya yang masih bagus. 🙂

Jadi ingat, peribahasa mulutmu harimaumu benar-benar harus di mengerti baik-baik nih ya.

Ah.. Terima kasih, Tata Krama!!

Selamat hari Jumatan! Selamat Jumat Agung!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s