Hidup Bahagia kayak Gimana?


Emang gimana? Lah, mbuh. Saya juga masih mencari tahu.

Tapi sebenernya hitungan “hidup bahagia” itu yang gimana? Yang hidup kebanyakan duit? Yang hidup dengan harta melimpah? Atau hidup yang berkecukupan? Entah, ya.

Beberapa hari saya di Jakarta, akhirnya, mungkin, saya bener-bener bisa mendefinisikan hidup bahagia itu seperti apa. Oke, bukan jakarta, tapi pinggirannya, Tangerang. Lebih pinggir lagi, Ciledug. Di daerah ini, saya menetap untuk sementara di Jakarta, memperhatikan bagaimana orang-orang di sini menemukan dan mencari hidup yang bahagia. Apa yang saya temukan?

Sebuah hidup yang bahkan bisa dikatakan sangat tidak bahagia untuk saya. Pendapatan yang gak jelas, makanan yang kurang, pekerjaan yang tidak menjamin dan lainnya. Tapi mereka, orang-orang ini bahagia. Kenapa saya bilang seperti itu? Penilaian orang pada umumnya tentang bahagia. Bahagia itu bisa tersenyum lepas. Iya, orang-orang ini begitu bebas untuk tersenyum bahkan tertawa setiap hari. Bahagia itu menyayangi orang-orang di sekitar kita. Orang-orang ini sangat menyayangi keluarga dan teman-teman mereka. Bahagia itu ….. (isi sendiri dan situ akan melihat kalau orang-orang ini pun begitu)

Bonusnya adalah, mereka juga bisa bersyukur. Hei, tidak gampang bersyukur dan mensyukuri keadaan serba kekurangan. Ngaku, deh! Saya pun begitu. Tapi mereka bisa. Mereka mampu. Saya salut.

Oke, apa mereka tidak berpikir tentang hari esok? Oh, mereka kepikiran. Ketakutan malah. Besok gimana, besok ada apa, besok harus apa. Tapi, itu tadi. Mereka bahagia, mereka enjoy menjalaninya. Perkara besok ada apa, besok kenapa dan besok gimana, dihadapi besok aja. Kalo pun kasarnya mereka harus mati besok, itu urusan besok. Bahagia bagi mereka adalah apa yang mereka dapat di hari ini dan bagaimana mensyukuri itu. Gitu.

Kita gimana? Yang saya tahu sih, kita terlalu takut akan hari esok. Bahkan kita takut dengan apa yang akan terjadi tahun depan, bulan depan, sepuluh tahun lagi, dst. Apa yang kita takutkan sebenernya? Takut miskin? Takut mati? Takut tidak bahagia? Oksimoron. Takut tidak bahagia sementara kita mencari kebahagiaan.

Itu. Kita cenderung membuat susah hal yang sebenarnya belum terjadi, belum harus kita hadapi disaat mereka cuek. Bukan tanpa persiapan saya rasa, karena kalau mereka mampu, mereka pasti sudah mempersiapkan masa depan mereka dengan sangat baik.

By the way, ngomongin soal hidup bahagia. Hidup bahagia menurut situ yang kayak gimana? Ni ada beberapa jawaban yang saya himpun dari twitter, Whatsapp dan obrolan. Sok dilebok.

“Hidup bahagia adalah melakukan semua yang bisa aku lakukan tanpa tekanan.” ~ Wangi M.S

“Hidup bahagia itu tidak berekspektasi berlebihan. Selow. Yang terpenting adalah kenyamanan, karena kalau udah nyaman, semua dinikmati apa adanya. Gak banyak nuntut. Yang penting hepi!” ~ Udaaay

“Hidup bahagia itu. Keputusan.” ~ Siapasiy

“Hidup bahagia adalah hidup yang seimbang dan yang disyukuri, baik saat lapang atau susah.” ~ Danny Brahmantyo

“Hidup bahagia itu ketika kita bisa mensyukuri segala apa yang terjadi, itu hidup yang bahagia.” ~ Nesianayuko

“Hidup bahagia itu hidup yang biasa-biasa aja. Kayak sekarang yang saya jalani” ~ Adejulizar

“Hidup bahagia itu When you find something to do based from your passion” ~ Ikkiyonkie

“Hidup bahagia itu punya banyak temen dan bisa bahagiain orang tua.” ~ Agus Afif Riyadi

“Hidup bahagia itu yg menikmati tiap momennya tanpa terdistraksi oleh keharusan merekam momen. Dan bersyukur atas detail kecil” ~ Dinikopi

“Hidup bahagia itu ketika kita bisa membahagiakan mama kita” ~ Ni Putu Rismawati Putri

“Hidup bahagia itu saat aku tau mau apa” ~ Maria Christina

Kalo bahagia menurut gue, ng… Bahagia.

Cao!!

Iklan

3 responses to “Hidup Bahagia kayak Gimana?

  1. lucu ketika semua yg kamu tanya bisa mendeskrupsikan bahagia menurut mereka masing2, kamu malah gak bisa ya Ray..

    Buatku Bahagia itu dikelilingi oleh orang-orang yang sayang, ngertiin dan peduli sama kita, sehingga semua yang kita lakukan tidak akan dipertanyakan.. Dan ngebahagiaan orang-orang yang sayang sama aku…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s