So long, 2013!


Tidak, postingan ini tidak akan saya isi dengan puluhan resolusi bullshit tahun baru yang menumpuk, yang akhirnya bersiap menjadi angin lalu. Bukan itu. Yang ingin saya tuliskan adalah tentang apa yang terjadi dan saya alami di 2013. Dan, seperti tahun-tahun sebelumnya, saya tetap merasa menjadi orang yang paling beruntung di dunia.

Iya, pada dasarnya saya memang selalu meyakini diri sendiri kalau saya adalah pribadi yang sangat beruntung. Konsep pemikiran itu saya masukkan jauh ke dalam otak, agar saya selalu menjadi orang yang bersyukur, meski tidak jarang saya merutuk. But, hey! Manusia gak ada yang sempurna, kan? Baca lebih lanjut

Iklan

Mimpi dan Impian


Kita semua pernah punya mimpi dan impian kan ya? Pasti. Mimpi masa depan, impian yang dibuat bersama orang-orang yang kita sayang dan lainnya. Semakin banyak mimpi, harus semakin banyak berusaha. Semakin banyak impian, harus mulai berhenti bermimpi dan bekerja keras. Kurang lebih kan seperti itu siklusnya.

Begitu pun saya. Sebagai manusia normal yang tidak pernah puas, saya pun memiliki banyak mimpi dan impian. Ingin kaya, ingin sukses, ingin ini, ingin itu. Banyak. Malah kadang sampai lupa sendiri dengan apa yang saya mimpi dan impikan.

Tapi ada satu mimpi yang sangat ingin saya jadikan nyata. Selain menikah dengan si jenong, tentunya :p Mimpi yang udah lama banget saya idam-idamkan. Yang mungkin menurut banyak orang sepele atau ga penting sama sekali. Dan lucunya, impian saya ini sama dengan apa yang diimpikan sama si mama.

Ga aneh-aneh sih, saya cuma bermimpi untuk menyatukan lagi keluarga saya. Mama, adek-adek saya + nenek dan kakek bisa lagi berkumpul dalam tempat bernama rumah. Berkumpul lagi kayak dulu, susah seneng bareng-bareng. Berantem lagi sama adek-adek, ketawa-ketawa bareng. Pokoknya berkumpul lagi sama-sama.

Satu mimpi yang keliatannya sepele tapi susah untuk dibuat nyata saat ini. Mama harus kerja, adek-adek harus tinggal berjauhan karena masalah biaya dan lainnya. Susah, tapi bukan berarti ga mungkin. Dan harus terjadi. Siapa sih yang mau kalo keluarganya hidup berjauhan? Ga ada. Sama.

Nah, situ juga punya mimpi? Hayuk diwujudin. Ga ada yang ga mungkin, selama kita mau berusaha. Yakinlah 🙂

Mother How R u today??


Ma,apa kabar hari ini??, ga berasa udah setahun tiga bulan kita ga ketemu semenjak mama harus kerja jauh disonoh.. Ga keitung juga udah berapa kali iyey nangis karna kangen sama mama. Mama disana baik-baik aja kan??.

Iyey ngerti, sebenernya kalo keadaan ekonomi keluarga kita ga berantakan kaya sekarang, mungkin mama ga harus kerja di tempat nun jauh disonoh. Mama mungkin masih bisa kerja disinih, cukup tuk sekedar ngidupin mama N ade. Tapi kadang kenyataan ga selalu sama dengan apa yang kita harap ya Ma.. Baca lebih lanjut